Cara-Sholat-Tasbih-Sesuai-Sunnah-Niat-Bacaan-dan-Waktu-Terbaik.jpg

Sholat Tasbih? Mari Pelajari Panduan Lengkap Tentangnya!!

Sholat tasbih merupakan ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam. Amalan ini mengajarkan ketenangan melalui bacaan tasbih yang diulang dalam setiap rakaat. Artikel ini membahas sholat tasbih secara lengkap, mulai dari pengertian, niat, tata cara, bacaan, hingga waktu pelaksanaannya. Penjelasan disusun runtut agar sholat tasbih mudah dipahami dan diamalkan dengan benar.

Apakah Anda pernah mendengar tentang sholat tasbih? Ibadah sunnah ini dikenal memiliki banyak keutamaan, salah satunya sebagai sarana memohon ampunan atas dosa. Amalan ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan dilakukan dengan bacaan tasbih yang diulang hingga 300 kali dalam empat rakaat. Pada artikel ini akan dibahas tata cara pelaksanaannya, keutamaannya, serta waktu terbaik untuk mengamalkannya.

Cara Melakukan Sholat Tasbih Sesuai Sunnah

Sholat tasbih memiliki cara pelaksanaan yang khas dibandingkan dengan sholat sunnah lainnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Niat Sholat Tasbih

Setiap sholat diawali dengan niat, begitu juga sholat tasbih. Niat cukup diucapkan dalam hati sebagai bentuk kesungguhan kita dalam beribadah. Berikut lafaz niatnya:

نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

“Nawaitu shalata tasbihi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.”

(Saya berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala.)

2. Takbiratul Ihram

Setelah niat, angkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga sambil mengucapkan takbiratul ihram:

اللَّهُ أَكْبَرُ

“Allâhu Akbar.”

Ini menandakan bahwa kita telah masuk ke dalam ibadah sholat.

3. Membaca Doa Iftitah, Al-Fatihah, dan Surat Pendek

Setelah takbir, baca doa iftitah sebagai pembuka sholat. Setelah itu, bacalah surat Al-Fatihah, yang merupakan rukun sholat, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.

4. Bacaan Tasbih dalam Setiap Rakaat

Setelah membaca surat pendek, sebelum rukuk bacalah tasbih sebanyak 15 kali:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

“Mahasuci Allah, dan Segala Puji Baginya, dan Tiada Tuhan Selain Allah dan Allah Maha Besar”

Kemudian lakukan ruku’ dan setelah membaca doa ruku’, bacalah tasbih ini 10 kali. Lakukan hal yang sama saat i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua, masing-masing membaca tasbih 10 kali. Sebelum melanjutkan ke rakaat berikutnya, ulangi bacaan tasbih sebanyak 10 kali sebagai bagian dari rangkaian dzikir dalam sholat tasbih.

Jumlah bacaan tasbih dalam setiap rakaat mencapai 75 kali secara keseluruhan.

5. Rakaat Kedua, Ketiga, dan Keempat

Pada rakaat berikutnya, pelaksanaan sholat mengikuti cara yang sama seperti rakaat pertama, termasuk jumlah bacaan tasbih di setiap gerakan.

6. Tasyahud Akhir dan Salam

Pada rakaat kedua, jika sholat tasbih dilakukan 4 rakaat dalam satu salam, maka lakukan tasyahud awal terlebih dahulu. Setelah menyelesaikan rakaat keempat, lakukan tasyahud akhir dengan khusyuk, lalu akhiri sholat dengan mengucapkan salam.

Baca Juga:

Keutamaan Sholat Tasbih

Sholat tasbih memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai penghapus dosa. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis:

1. Menghapus Dosa

Sholat tasbih bisa menjadi amalan penghapus dosa, baik dosa yang dilakukan dengan sengaja maupun tidak. Momen ini adalah peluang berharga bagi kita untuk semakin introspeksi diri dan mempererat hubungan dengan Allah SWT.

2. Mendapatkan Ampunan dari Allah

Dosa-dosa yang telah dilakukan, baik yang kecil maupun yang besar, bisa diampuni dengan melaksanakan sholat tasbih. Rasulullah SAW menganjurkan sholat ini sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

3. Mendekatkan Diri kepada Allah

Dzikir yang banyak dalam sholat ini membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT. Dengan membaca tasbih berulang-ulang, kita semakin sadar akan kebesaran Allah dan memperkuat keimanan kita.

Kapan Waktu Terbaik untuk Sholat Tasbih?

Sholat tasbih dapat dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang terlarang, yaitu:

  • Setelah sholat Subuh hingga matahari terbit.
  • Saat matahari tepat di tengah langit (sebelum waktu Zuhur).
  • Setelah sholat Asar hingga matahari terbenam.

Namun, waktu terbaik untuk mengerjakannya adalah pada sepertiga malam terakhir, yaitu waktu yang penuh berkah dan doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Kesimpulan

Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika Anda belum pernah mencobanya, cobalah sesekali. Saya sendiri merasa tenang setiap kali mengerjakannya. Bacaan tasbih yang berulang-ulang memberikan rasa ketenangan luar biasa.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk mengamalkan sholat tasbih. Jika Anda sudah pernah melakukannya, bagaimana pengalaman Anda? Wallahu a’lam.

Ponpes OIC